Code of Conduct Dalam Implementasi GCG Perusahaan

Monday, October 17, 2011

Oleh :
Mohamad Fajri M.P, S.H, M.Kn*

Implementasi Good Corporate Governance (GCG) pada perusahaan merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi. Setelah perjalanan panjang implementasi GCG mulai dari pelaksanaan assessment sampai dengan pembuatan kebijakan korporat maka tiba saatnya bagi perusahaan untuk mencapai tahap selanjutnya dalam pembuatan Code of Conduct (CoC).

Bagi perusahaan yang berkomitmen untuk mengimplementasikan GCG dalam setiap lingkup operasionalnya, CoC menjadi poin krusial. Selain membantu menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengimplementasikan GCG, CoC juga membantu percepatan implementasi internal karena memberikan kontrol yang semakin ketat dari pihak eksternal terhadap perusahaan. Pihak eksternal diibaratkan memiliki yardstick untuk menilai pencapaian implementasi good corporate governance serta membantu pihak eksternal dalam memberikan valuasi yang lebih baik kepada perusahaan.

Hal ini nantinya akan sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk mencapai "well governed company". CoC yang berisikan nilai-nilai yang dianut , visi, misi, tujuan, dan strategi perusahaan nantinya akan menjadi living document yang harus terus menerus dikembangkan dalam tahapan pelaksanaannya.

Dengan adanya CoC diharapkan seluruh insan perusahaan dan pegawai pada khususnya senantiasa berlaku jujur dan sadar akan tanggung jawabnya dalam mengemban tugasnya masing-masing sehingga perusahaan dapat terhindar dari praktek-praktek yang dapat diartikan sebagai pelanggaran hukum dan penyimpangan dari norma-norma yang dituntut oleh dan berlaku di masyarakat.

Kenapa Harus CoC?

Pertanyaan yang mungkin timbul dalam benak insan perusahaan adalah kenapa CoC ini harus dibuat dan dilaksanakan? Apa benefit yang didapat jika mengimplementasikan CoC? Pertanyaan ini dapat dijawab bahwa perusahaan perlu menyusun CoC sebagai acuan bagi pegawai dalam menjalankan operasional perusahaan dan dalam menjalin hubungan dengan seluruh pihak-pihak luar yang terkait dengan usaha Perusahaan dalam melakukan tugas dan mengambil keputusan sehari-hari. Dengan adanya CoC diharapkan akan semakin mendukung dan memperjelas identitas perusahaan baik sebagai korporasi ataupun melalui ciri khas para pegawainya.

Dengan berperilaku yang bertanggung-jawab yang diperlihatkan dan dibuktikan oleh para pegawai akan menghasilkan citra perusahaan yang baik. Hal ini akan menjadi faktor penting yang menentukan tercapainya harapan perusahaan untuk tetap eksis dan dihargai oleh masyarakat dimana perusahaan beroperasi.

Pengembangan CoC itu sendiri pada awalnya tentulah tidak mudah. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebenarnya perusahaan telah memiliki panduan etika pegawai yang terdapat pada masing-masing meja kerja pegawai. Akan tetapi, jujur diakui bahwa pelaksanaannya mungkin masih jauh dari harapan. Etika hanyalah tinggal sekedar etika yang merupakan kalimat-kalimat ideal, namun sulit untuk dilaksanakan.

Pada dasarnya, etika dapat didefinisikan sebagai sekumpulan norma atau nilai yang diyakini oleh suatu kelompok sebagai suatu standar prilaku kelompok tersebut. Artinya setiap insan perusahaan haruslah meyakini suatu nilai bersama yang akan dijalankan sehingga perilaku antara insan perusahaan yang satu dengan insan perusahaan yang lain adalah sama. Bukan sama kepribadiannya, namun sama dalam pengertian sikap dalam operasional bisnis, sikap dalam menjalin hubungan sesama pegawai dan sama serta memiliki ciri khas sebagai insan perusahaan.

Pada akhirnya, dengan adanya implementasi CoC  yang diiringi dengan adalah adanya komitmen bersama akan membawa perusahaan terus maju, berkembang dan unggul sesuai dengan visi dan misinya yang pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi perusahaan sendiri dan seluruh Pegawai pada khususnya dengan berlandaskan nilai-nilai Good Corporate Governance. Semoga.

**********

*Penulis adalah Section Head of GCG PT Elnusa Tbk
Powered by Telkomsel BlackBerry®